Kenapa kita harus bertemu lalu berpisah atau terpisahkan
Kenapa kau datang berlindung pada langit ini lalu pergi ke naungan langit lain
Bagaimana kalau aku jawab karena bumi itu bulat dan berputar
OMONG KOSONG !!!
Tentu saja
Begini,
Pikirkan baik-baik
Karena bumi itu bulat dan berputar maka kita akan alami banyak hal bergantian
Pagi. Siang. Sore. Malam.
Meski aku mencintai malam dan kau mencintai sore dengan langit jingga.
Aku tak terus alami malam.
Kau pun tak terus alami soremu.
Kita bergantian dengan makhluk lain.
Hidup mati sakit sehat.bahagia sedih tawa airmata.
Aku manis dan kau jelek
Aduh !
Kau pukul kepalaku. Hahahaha. Akui saja aku manis.
Dan tentu kau manis, katamu.dan tentu kau jelek, lalu aku berlari.
. . . .
Hey !
Lanjutkan teori bumi bulat dan berputarmu tadi, pintamu penasaran
Begini,,,
Bumi bulat maka ia tak bersiku tak ada rasa yang terjebak dalam sudut – sudut.
Seberapa ketat kau ikat rasamu, ia akan keluar membuncah, dalam tawa, teriak, airmata, sumpah serapah.. terserah !
Maka rindumu hilang, rinduku datang.
Aku marah, kau rayu aku. Ingat itu !!!
Rayu aku
Aku perempuanmu
Kau terdiam,
Lalu apa hubungannya dengan bumi itu bulat dan berputar. Aku tak mengerti.
Aku mendekat, kau tak paham?tanyaku
Tidak.jawabmu.
Kau tak mengerti? Kau menggeleng.
Ku berjinjit.ku kecup keningmu.ku usap wajah kasarmu
Dan aku berbisik,
Aku pun tak paham dengan yang kubicarakan
Yang aku pahami aku sayang padamu
Aku perempuanmu
22nop.0122pagi
.timetosaygudluck.
prajurit dari PASOEKANTANDABATJA. mata ngantuk perut kenyang *matanya terus mengantuk dan perutnya terus minta diisi* setia menunggu malam dan hujan datang.menghirup aroma tanah basah dan menyeruput kopi dari cangkirnya.
Senin, 30 November 2009
Sabtu, 21 November 2009
Ini November Sayang
Nyatakah dirimu?
Ku cari kau di bawah langit ini, kau tak ada
Mereka bilang kau sudah kembali ke bawah kuasa langitmu
Tempat jembatan besar penyambung daratan itu dipuja-puja penduduknya
Ku sesapi aroma khas tubuhmu, kau tak ada
Tak tersesap lagi
Hanya aroma tubuhku sendiri
Dan itu
Apa itu?
Aroma yang kusesap sejak lama, yang kucinta
Aroma tanah basah halaman rumah
Ini November sayang
Saat kita berpijak di landasan yang sama
Tangan berjabat, tatapan mata bertumbukkan, dan langkah jalan seirama
Maka kau nyata.
Fiktifkah dirimu?
Tapi kuyakin kusesapi sudah
Sudah langit yang sama kita lihat bersisian.lalu matahari tenggelam.hingga matahari yang kembali terbit.kita tetap duduk di tempat yang sama.bercakap-cakap.
Sampai debur ombak tepi pantai ini.lalu titik-titik deras hujan
Mungkin karena itu aku mencintai hujan.aku anak hujan.
Kau suka liat matahari tenggelam di langit ibukota penuh polusi ini?
Kita lihat matahari terbit di antara gedung-gedung pencakar langit.kau suka itu?
Kita duduk di depan taman hotel mewah itu berjam-jam.di usir satpam.kau suka itu?
Menikmati pantai tanpa menyentuh lautnya.suka?
Kau tak jawab,
Mungkin kau fiktif.
Lalu disinilah aku…
Menikmati hujan.
Menyesap kafein dan menghisap nikotin.
Sendiri
Dan
Kenangan
Tentangmu
Kamar.sempit.berantakan.minggu.22.november.2009.01:03pagi
.timetosaygudluck.
Sabtu, 31 Oktober 2009
mentari
Cerah,
dikala hatimu
Lupakan masa yang lalu
Tak usah lagi terdiam sedih
Dan kau pun akan temui
Mentari,
yang bersinar kini
Sinari matamu
Dan takkan kau temui lagi
Awan yang kelabu
Dan tertawalah dengan riang
Tak usah lagi kau sesali
Biarkan yang telah terjadi
Lalui hari dengan senyummu
Dan kau pun akan temui
Mentari,
yang bersinar kini
Sinari matamu
Dan takkan kau temui lagi
Awan yang kelabu
Dan tertawalah dengan riang
dan tertawalah dengan riang
mentari - cherry bombshell
*ada yg mau ajak gw nonton mereka main?
.timetosaygudluck.
dikala hatimu
Lupakan masa yang lalu
Tak usah lagi terdiam sedih
Dan kau pun akan temui
Mentari,
yang bersinar kini
Sinari matamu
Dan takkan kau temui lagi
Awan yang kelabu
Dan tertawalah dengan riang
Tak usah lagi kau sesali
Biarkan yang telah terjadi
Lalui hari dengan senyummu
Dan kau pun akan temui
Mentari,
yang bersinar kini
Sinari matamu
Dan takkan kau temui lagi
Awan yang kelabu
Dan tertawalah dengan riang
dan tertawalah dengan riang
mentari - cherry bombshell
*ada yg mau ajak gw nonton mereka main?
.timetosaygudluck.
Kamis, 22 Oktober 2009
PEMIMPI

mimpi
teruslah bermimpi
jangan pernah berhenti bermimpi
mimpi bisa jadi nyata
jika engkau berusaha untuk mewujudkannya
mimpi
teruslah bermimpi
siapa pun boleh saja bermimpi
asal jangan engkau lupa dan selalu berusaha
untuk mewujudkannya
tak ada mimpi yang terlalu tinggi
semua sangat mungkin tuk diraih
panggilah aku seorang pemimpi
panggillah aku ini sang pemimpi
selamat ulang tahun untuk NAIF yg ke 14 dan sukses untuk rilis single PEMIMPI
.time to say gudluck.
Senin, 19 Oktober 2009
Tidak Ada "Lalu apa?"
kotak bersuara membahas soal pertanda.topik berat petang ini. harusnya aku menyeruput kafein, hisap nikotin dan nikmati matahari tenggelam saja.lalu pandangan terpusat ke layar 8.9 inchi.satu persatu kubuka kotak berpesan.hingga kotak terakir yang sudah bertahun-tahun usianya.perlahan aku baca tulisan bercetak tebal dan miring itu.sesapi perlahan seperti saat pertama membacanya.
tak ada yang istimewa dari kisah ini, begitu baca ku di tengah-tengah barisan itu.
ada kalimat berbunyi dan bilang tau apa rasany jauh dari ku.
aku hanya hadir apa adanya, selalu begitu.
tapi yg berdiri di seberangku saat itu, entah.
[apakah aku yang hadir apa adanya jadi terlalu biasa buatmu wahai pecundang?]
semua digilas roda besi, lumat, persetan, nyinyir.
sudah bukan urusan ku tentang langkah-langkah kaki itu
tak ada lagi itu.
di akhir baris,
jangan lupakan aku, itu saja...
tapi,
aku harus lupa, bahkan berharap amnesia
[di bagian itu]
.......
matahari sudah ditelan gelap malam
malam gelap itu aku
hanya ada satu bintang.karena langit ibu kota.entah kemana bintang-bintang terhisap.
tidak ada "Lalu apa?"
sampai sini saja.
.time to say gudluck.
tak ada yang istimewa dari kisah ini, begitu baca ku di tengah-tengah barisan itu.
ada kalimat berbunyi dan bilang tau apa rasany jauh dari ku.
aku hanya hadir apa adanya, selalu begitu.
tapi yg berdiri di seberangku saat itu, entah.
[apakah aku yang hadir apa adanya jadi terlalu biasa buatmu wahai pecundang?]
semua digilas roda besi, lumat, persetan, nyinyir.
sudah bukan urusan ku tentang langkah-langkah kaki itu
tak ada lagi itu.
di akhir baris,
jangan lupakan aku, itu saja...
tapi,
aku harus lupa, bahkan berharap amnesia
[di bagian itu]
.......
matahari sudah ditelan gelap malam
malam gelap itu aku
hanya ada satu bintang.karena langit ibu kota.entah kemana bintang-bintang terhisap.
tidak ada "Lalu apa?"
sampai sini saja.
.time to say gudluck.
Minggu, 04 Oktober 2009
selamat datang oktober harapan
ini soal hidup
soal diri sendiri
sementara, singkirkan dulu orang lain, kecuali keluarga
membosankan mendahulukan orang lain, dan mereka "tak melihat" nya
masing-masing punya keinginan,punya mimpi, punya cita-cita, punya persepsi, dan punya tempat berdiri yg berbeda, dan menyebabkan persepsi itu berbeda.
ini saatnya
sekarang atau tidak selamanya
the sky is the limit and my sky is my limit
gw punya langit gw sendiri, lw atau kalian yg "ganggu" langit gw, jgn ganggu lagi, gw gak ganggu kalian jd jgn ganggu gw.
seorang teman baik bekata, diatas langit masih ada langit dy !, n di atas langit gw ada lw! gw kadang masih blum terlalu yakin dg maknanya, mungkin byk hal yg bikin seorang teman berkata begitu.dan byk hal juga yg bikin gw ada di posisi itu.
jgn kerdil krn masa lalu, udah berlalu juga, biarkan dia bentuk lw jadi org yg jauh lebih kuat, lebih bijaksana, lebih bisa tersenyum lebih lebar (dan manis pastinya), lebih kreatif, lebih pikir panjang, dan lebih keren pastinya.
gw yakin, yg udah lewat itu, meski menyakitkan,akan buat gw lebih kuat, dan lebih2 yg lain yg tercantum di atas, termasuk lebih keren. gw ga mau memberikan waktu sedikitpun untuk sakit itu datang lagi.lewat celah manapun.byk yg support gw, sayang sama gw, n gw gak akan kecewakan mereka.yg sudah lewat adalah hal bodoh, krn lewat begitu saja.
*tersadar sudah begitu lama tak menulis,oktober aku datang.
.time to say gudluck.
soal diri sendiri
sementara, singkirkan dulu orang lain, kecuali keluarga
membosankan mendahulukan orang lain, dan mereka "tak melihat" nya
masing-masing punya keinginan,punya mimpi, punya cita-cita, punya persepsi, dan punya tempat berdiri yg berbeda, dan menyebabkan persepsi itu berbeda.
ini saatnya
sekarang atau tidak selamanya
the sky is the limit and my sky is my limit
gw punya langit gw sendiri, lw atau kalian yg "ganggu" langit gw, jgn ganggu lagi, gw gak ganggu kalian jd jgn ganggu gw.
seorang teman baik bekata, diatas langit masih ada langit dy !, n di atas langit gw ada lw! gw kadang masih blum terlalu yakin dg maknanya, mungkin byk hal yg bikin seorang teman berkata begitu.dan byk hal juga yg bikin gw ada di posisi itu.
jgn kerdil krn masa lalu, udah berlalu juga, biarkan dia bentuk lw jadi org yg jauh lebih kuat, lebih bijaksana, lebih bisa tersenyum lebih lebar (dan manis pastinya), lebih kreatif, lebih pikir panjang, dan lebih keren pastinya.
gw yakin, yg udah lewat itu, meski menyakitkan,akan buat gw lebih kuat, dan lebih2 yg lain yg tercantum di atas, termasuk lebih keren. gw ga mau memberikan waktu sedikitpun untuk sakit itu datang lagi.lewat celah manapun.byk yg support gw, sayang sama gw, n gw gak akan kecewakan mereka.yg sudah lewat adalah hal bodoh, krn lewat begitu saja.
*tersadar sudah begitu lama tak menulis,oktober aku datang.
.time to say gudluck.
Rabu, 26 Agustus 2009
kalau saja
karya karsono h. saputra
kalau saja aku dapat membencimu
buat apa aku mencintaimu
kalau saja akau dapat menyakitimu
buat pa aku menyayangimu
kalu aja aku dapat bersembunyi
buat apa kau selalu di sampingmu
kalau saja aku dapat berjalan sendiri
buat apa aku menantimu
kalau saja aku dapat membunuh sepi
buat apa aku merindukanmu
kalau saja aku dapat menutup diri
buat apa aku sudi kau mencium pipiku
jadi, biarkan semuanya begini
kalau saja aku dapat membencimu
buat apa aku mencintaimu
kalau saja akau dapat menyakitimu
buat pa aku menyayangimu
kalu aja aku dapat bersembunyi
buat apa kau selalu di sampingmu
kalau saja aku dapat berjalan sendiri
buat apa aku menantimu
kalau saja aku dapat membunuh sepi
buat apa aku merindukanmu
kalau saja aku dapat menutup diri
buat apa aku sudi kau mencium pipiku
jadi, biarkan semuanya begini
Selasa, 11 Agustus 2009
Minggu, 09 Agustus 2009
sesak bagian 2
matahari belum lg terbit
tapi
sesak sudah menyeruak
kali ini
sesak pagi hari
ia terlalu cepat datang
tergopoh-gopoh matahari berlari mendahuluinya
sesak ini tetap pemenangnya
sesak di pagi hari
...
selamat pagi sesak ...
tapi
sesak sudah menyeruak
kali ini
sesak pagi hari
ia terlalu cepat datang
tergopoh-gopoh matahari berlari mendahuluinya
sesak ini tetap pemenangnya
sesak di pagi hari
...
selamat pagi sesak ...
Selasa, 04 Agustus 2009
sesak saat dini hari
kepala tertunduk.sesak berlomba-lomba keluar dari lorong hati.terjebak.tak bisa keluar dalam bentuk apapun.tidak dalam amarah, caci maki, sumpah serapah,bahkan tidak dalam bentuk menitiknya airmata.hanya diam.
diam.
lagi-lagi hanya diam.
sialansialansialan.
datang dari mana ia?
aku benci jika ia datang, memenjarakan kata-kata dalam kebisuan belaka saja.
aku pernah mencintai sebatas punggung
tapi aku benci jika punggung itu menjauh berjalan hingga berlari kemudian melompatiku
menjauh tak dapat kugapai lagi
aku pun pernah menyayangi dengan hanya isyarat
tapi aku pun benci jika kau tak kunjung pahami isyarat-isyaratku
atau
justru tak ku mngerti isyarat-isyaratmu
dini hari ini,,
sesak itu datang lagi
lebih hebat
hingga air mata pun terjebak dalam labirin kesedihan pada lorong kebisuan. diam.
diam.
lagi-lagi hanya diam.
sialansialansialan.
datang dari mana ia?
aku benci jika ia datang, memenjarakan kata-kata dalam kebisuan belaka saja.
aku pernah mencintai sebatas punggung
tapi aku benci jika punggung itu menjauh berjalan hingga berlari kemudian melompatiku
menjauh tak dapat kugapai lagi
aku pun pernah menyayangi dengan hanya isyarat
tapi aku pun benci jika kau tak kunjung pahami isyarat-isyaratku
atau
justru tak ku mngerti isyarat-isyaratmu
dini hari ini,,
sesak itu datang lagi
lebih hebat
hingga air mata pun terjebak dalam labirin kesedihan pada lorong kebisuan. diam.
Minggu, 21 Juni 2009
percaya
tepat pukul 10 pagi ini, seorang kawan yang aku pikir lupa bagaimana caranya mengirimkan sms, pada akhirnya mengirimkan sms.
isinya,,
" kenapa kepercayaan begitu mahal?"
pertanyaan yang terlalu berwacana di pagi ini.
aku jawab
"ga tau. tanyakan saja pada teman pacar yang percaya pada kekasihnya. atau pada bng peraya pada kawannya"
tak puas dengan jawabanku, dia btanya lagi
"do u trust me? how far?"
lagi2 aku jawab gak tau.
ya, kemana perginya kepercayaan?
lantas kepercayaan seperti apa yang ia tanyakan?
percaya kepada tuhan yang ciptakan pertemanan dan alam semesta ini?
kepercayaan gadis yang ia kejar hingga ke kotanya untuk mendapat cintanya?
kepercayaan teman yang "menyampah sembarangan " untuk bercerita apaaaa saja yang ada di hati dan kepalanya?
lupa aku tanya padanya percaya yang sebelah mana..,
sudahlah..
.time to say gudluck.
isinya,,
" kenapa kepercayaan begitu mahal?"
pertanyaan yang terlalu berwacana di pagi ini.
aku jawab
"ga tau. tanyakan saja pada teman pacar yang percaya pada kekasihnya. atau pada bng peraya pada kawannya"
tak puas dengan jawabanku, dia btanya lagi
"do u trust me? how far?"
lagi2 aku jawab gak tau.
ya, kemana perginya kepercayaan?
lantas kepercayaan seperti apa yang ia tanyakan?
percaya kepada tuhan yang ciptakan pertemanan dan alam semesta ini?
kepercayaan gadis yang ia kejar hingga ke kotanya untuk mendapat cintanya?
kepercayaan teman yang "menyampah sembarangan " untuk bercerita apaaaa saja yang ada di hati dan kepalanya?
lupa aku tanya padanya percaya yang sebelah mana..,
sudahlah..
.time to say gudluck.
Kamis, 18 Juni 2009
hujan
aku mau hujan.
hujan sehujan-hujannya.
aku mau hujan.
kau !!!
kemarilah,,,
bawakan aku sekotak hujan.
yang baunya saat mulai turun begitu kita cintai bersama,,
dalam diam
begitu saja. diam. begitulah.
aku mau hujan.
seperti hujan milik Sapardi Djoko Darmono
seperti saat Ari dan Redha memusikalisasikannya
hujan bulan juni
tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu
bawakan sekotak hujan untukku
seperti janjimu waktu itu.
lalu kau teguk bir mu dan kuseruput pelan espresso ku.
hujan sebentar lagi datang, katamu.
aku tak peduli lagi, apakah hujan datang atau tidak.
karena,,
kau ada di sini duduk disamping ku..
menikmati malam dalam diam
sepele kan? tapi menyenangkan.
habiskan birmu, espresso sudah habis dari tadi.
hujan sehujan-hujannya.
aku mau hujan.
kau !!!
kemarilah,,,
bawakan aku sekotak hujan.
yang baunya saat mulai turun begitu kita cintai bersama,,
dalam diam
begitu saja. diam. begitulah.
aku mau hujan.
seperti hujan milik Sapardi Djoko Darmono
seperti saat Ari dan Redha memusikalisasikannya
hujan bulan juni
tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu
bawakan sekotak hujan untukku
seperti janjimu waktu itu.
lalu kau teguk bir mu dan kuseruput pelan espresso ku.
hujan sebentar lagi datang, katamu.
aku tak peduli lagi, apakah hujan datang atau tidak.
karena,,
kau ada di sini duduk disamping ku..
menikmati malam dalam diam
sepele kan? tapi menyenangkan.
habiskan birmu, espresso sudah habis dari tadi.
Jumat, 17 April 2009
melukis wajahnya dengan angin
tak pernah ku temui raganya di dunia nyata
belum pernah ke sesapi suaranya
tak tahu aku aroma tubuh lelahnya
hanya melihatnya dari kejauhan
ku tunggu saat pesta kota tiba
telusuri kota yang sama belum tentu kita sama arah
lalu jumpa
aku tunggu saat pesta kota tiba
saat rakyat tumpah ruah di alun-alun kota
saat ku melihat ragamu dalam jarak pandangku
ku sesapi suara beratmu saat kau berteriak
dan akan ku katahui aroma tubuh lelahmu
setelah menarik jangkar-jangkar sampan nelayan
yang tiba untuk pesta kota
dan aku tak lagi melukis wajahmu dengan angin
belum pernah ke sesapi suaranya
tak tahu aku aroma tubuh lelahnya
hanya melihatnya dari kejauhan
ku tunggu saat pesta kota tiba
telusuri kota yang sama belum tentu kita sama arah
lalu jumpa
aku tunggu saat pesta kota tiba
saat rakyat tumpah ruah di alun-alun kota
saat ku melihat ragamu dalam jarak pandangku
ku sesapi suara beratmu saat kau berteriak
dan akan ku katahui aroma tubuh lelahmu
setelah menarik jangkar-jangkar sampan nelayan
yang tiba untuk pesta kota
dan aku tak lagi melukis wajahmu dengan angin
Kamis, 16 April 2009
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu,,
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu,,
kenapa?
kenapa di bawah pohon itu?
kenapa saat malam sudah selarut itu?
kenapa kau biarkan aku menunggumu?
menunggumu berbicara di ruangan ber AC tempat kita bertemu hari itu
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu
kenapa?
tak habis pikir.
kau pikir aku ini apa?
hanya seperti itu kau memperlakukan aku?
iya?
kenapa?
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu
..entahlah..
kenapa?
kenapa di bawah pohon itu?
kenapa saat malam sudah selarut itu?
kenapa kau biarkan aku menunggumu?
menunggumu berbicara di ruangan ber AC tempat kita bertemu hari itu
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu
kenapa?
tak habis pikir.
kau pikir aku ini apa?
hanya seperti itu kau memperlakukan aku?
iya?
kenapa?
sekitar 1 bulan lalu di bawah pohon itu
..entahlah..
Sabtu, 11 April 2009
marah
saya marah
marah saya
rasa ini sdg adu lari dg darah
blomba2 mcapai kepala
mau kamu apa?
ratusn kilometer
ratusan ribu kamu habiskan utk datang k kota saya
tidak kamu ajak saya bicara.
sudahlah,
bjuta2 kali kamu sebut kata itu.
lalu kamu pergi kembali mnyusuri ratusn kilometer kembali ke kota itu,tmp pundi2 uang dan mimpimu bgantung.
kmd kamu ajak saya bicara.
lagi.
lagi-lagi begitu.
saya butuh kamu di dunia nyata !
bukan di dunia kotak btombol dan bdering.
krn saya bukan operator telepon.
saya marah
marah saya.
marah saya
rasa ini sdg adu lari dg darah
blomba2 mcapai kepala
mau kamu apa?
ratusn kilometer
ratusan ribu kamu habiskan utk datang k kota saya
tidak kamu ajak saya bicara.
sudahlah,
bjuta2 kali kamu sebut kata itu.
lalu kamu pergi kembali mnyusuri ratusn kilometer kembali ke kota itu,tmp pundi2 uang dan mimpimu bgantung.
kmd kamu ajak saya bicara.
lagi.
lagi-lagi begitu.
saya butuh kamu di dunia nyata !
bukan di dunia kotak btombol dan bdering.
krn saya bukan operator telepon.
saya marah
marah saya.
marah
saya marah
marah saya
rasa ini sdg adu lari dg darah
blomba2 mcapai kepala
mau kamu apa?
ratusn kilometer
ratusan ribu kamu habiskan utk datang k kota saya
tidak kamu ajak saya bicara.
sudahlah,
bjuta2 kali kamu sebut kata itu.
lalu kamu pergi kembali mnyusuri ratusn kilometer kembali ke kota itu,tmp pundi2 uang dan mimpimu bgantung.
kmd kamu ajak saya bicara.
lagi.
lagi-lagi begitu.
saya butuh kamu di dunia nyata !
bukan di dunia kotak btombol dan bdering.
krn saya bukan operator telepon.
saya marah
marah saya.
marah saya
rasa ini sdg adu lari dg darah
blomba2 mcapai kepala
mau kamu apa?
ratusn kilometer
ratusan ribu kamu habiskan utk datang k kota saya
tidak kamu ajak saya bicara.
sudahlah,
bjuta2 kali kamu sebut kata itu.
lalu kamu pergi kembali mnyusuri ratusn kilometer kembali ke kota itu,tmp pundi2 uang dan mimpimu bgantung.
kmd kamu ajak saya bicara.
lagi.
lagi-lagi begitu.
saya butuh kamu di dunia nyata !
bukan di dunia kotak btombol dan bdering.
krn saya bukan operator telepon.
saya marah
marah saya.
Jumat, 10 April 2009
Selasa, 24 Maret 2009
fatima dan santiago
aku bukan fatima
jadi santiago tak kan menemukanku
atau
aku memang fatima,
tp justru kau bukan santiago
atau
aku bukan fatima
dan kau memang bukan santiago
atau
aku memang fatima
dan
kau memang santiago.
jadi santiago tak kan menemukanku
atau
aku memang fatima,
tp justru kau bukan santiago
atau
aku bukan fatima
dan kau memang bukan santiago
atau
aku memang fatima
dan
kau memang santiago.
Kamis, 19 Maret 2009
tersadar..
alam semesta tau
aku begitu mencintainya
mcintai malam
spenuh hati
hingga pagi merajuk iri krn ku lewati,
siang tak ku nikmati,
sore tak ku resapi.
sekarang
aku tak suka malam.
ia menyakiti bertubi-tubi.
mbuatku sepi,
hening..
aku rasa,
malam mnusukku
dari belakang.
memang aku blm pny cukup bukti utk pnyataanku itu.
tapi...
darimana rasa sakit itu datang?
menyesapi tulang belakang. mrusak susunan rusuk yg hanya sesuai dg rusuk malam.
malam merusaknya agar aku tak mungkin bpaling.
berpaling pada pagi
siang
atau sore.
aku begitu mencintainya
mcintai malam
spenuh hati
hingga pagi merajuk iri krn ku lewati,
siang tak ku nikmati,
sore tak ku resapi.
sekarang
aku tak suka malam.
ia menyakiti bertubi-tubi.
mbuatku sepi,
hening..
aku rasa,
malam mnusukku
dari belakang.
memang aku blm pny cukup bukti utk pnyataanku itu.
tapi...
darimana rasa sakit itu datang?
menyesapi tulang belakang. mrusak susunan rusuk yg hanya sesuai dg rusuk malam.
malam merusaknya agar aku tak mungkin bpaling.
berpaling pada pagi
siang
atau sore.
Minggu, 15 Maret 2009
Tak mungkin
ku yakini kau tak kan terganti meski kau tak ku miliki
dan kini ku akan pergi
meski kau kan membayangi
tak mungkin kupaksa kan rasaku
berikan aku sedikit waktumu
tuk ungkapkan yang ku rasa
ku hanya ingin kau tau hatiku
ku berjanji
ku takkan kembali
penyanyi : la luna
album : menanti pagi
dan kini ku akan pergi
meski kau kan membayangi
tak mungkin kupaksa kan rasaku
berikan aku sedikit waktumu
tuk ungkapkan yang ku rasa
ku hanya ingin kau tau hatiku
ku berjanji
ku takkan kembali
penyanyi : la luna
album : menanti pagi
Rabu, 04 Maret 2009
selamat bercinta, teman
Cinta bisa membuat laki2 gagah mengalah.
rindu bisa membuatnya memuja bulan.
mungkin dia bukan perayu, tapi hatinya diselimuti rindu. jarak beribu.. membuatnya semangat menanti pagi.
"semakin cepat kita tidur, semakin cepat kita bangun.
maka, semakin cepat kita berjumpa, nona"
Benar-benar dmabuk cinta dia
benar-benar tergila-gila pada perempun itu
dasar cinta!
membutakan mata
sudah dia temukan perempuan indahnya d antara berjuta hal lainnya.
selamat bercinta teman.
rindu bisa membuatnya memuja bulan.
mungkin dia bukan perayu, tapi hatinya diselimuti rindu. jarak beribu.. membuatnya semangat menanti pagi.
"semakin cepat kita tidur, semakin cepat kita bangun.
maka, semakin cepat kita berjumpa, nona"
Benar-benar dmabuk cinta dia
benar-benar tergila-gila pada perempun itu
dasar cinta!
membutakan mata
sudah dia temukan perempuan indahnya d antara berjuta hal lainnya.
selamat bercinta teman.
Senin, 23 Februari 2009
menanti kabar
Pernah ku bilang padanya
kabar darinya bagai udara untuk hariku.
Pagi ini aku tak sanggup banyak berkata padanya
nafasku mulai tercekat.
udara itu sudah sejak lama tak datang.
terus tercekat
sesak
menghirup karbondioksida dari mulutku sendiri
sekarat
aku sekarat
sekarat dalam rindu
sekarat dalam ketidaktahuan
ketidaktahuan tentang kamu
sayangnya..
kamu tampak tak mau tau kembali
tampak tak sekarat
tampak tak tercekat
tampak tak kekurangan udara
tampak tau mau tau kabar dariku
"malas", katamu.
kabar darinya bagai udara untuk hariku.
Pagi ini aku tak sanggup banyak berkata padanya
nafasku mulai tercekat.
udara itu sudah sejak lama tak datang.
terus tercekat
sesak
menghirup karbondioksida dari mulutku sendiri
sekarat
aku sekarat
sekarat dalam rindu
sekarat dalam ketidaktahuan
ketidaktahuan tentang kamu
sayangnya..
kamu tampak tak mau tau kembali
tampak tak sekarat
tampak tak tercekat
tampak tak kekurangan udara
tampak tau mau tau kabar dariku
"malas", katamu.
Rabu, 18 Februari 2009
entah siapa..
entah siapa
mungkin pepatah
mungkin pula orang bijak
mungkin..
apapun siapapun
entah siapa, pernah berucap
bahwa kita akan menyadarinya berartinya orang lain
saat ia sudah pergi
saat ia sudah tak ada
saat ia tak ada di sampingmu
tapi..
hari ini aku menyadari, merasakan berartinya orang lain
saat ia belum pergi
saat ia masih ada
saat ia di sampingku
di sini
mungkin pepatah
mungkin pula orang bijak
mungkin..
apapun siapapun
entah siapa, pernah berucap
bahwa kita akan menyadarinya berartinya orang lain
saat ia sudah pergi
saat ia sudah tak ada
saat ia tak ada di sampingmu
tapi..
hari ini aku menyadari, merasakan berartinya orang lain
saat ia belum pergi
saat ia masih ada
saat ia di sampingku
di sini
Senin, 16 Februari 2009
kotamu hujan
aku beranjak dari kotamu malam ini
meninggalkan kota sejuk impian maa kecilku dulu
terdengar pengamen bernynyi tentang hidup yang sumbang
nada suaranya tidak sumbang
hanya liriknya
menemani kembung dari lambung ku
bukan,,,,
bukan karena aku belum makan
bukannya tadi kita makan bsama-sama d halaman rumah seorang teman?
berebut tusuk-tusuk sate
hahahaha
macam anak kecil saja,,
sudahlah
sedang ku susuri jalan tanpa hambatan ii
kernet pun sudah meminta uang
saatnya duduk bersandar
memandang jendela penuh teteshujan menembusgelap.
lamat-lamatpengamen bernyayi lagi
sumbang,,,
"engkau sarjana muda....."
baru ku sadari, kembung datang karena gelas2 penuh kafein hari ini,,
meninggalkan kota sejuk impian maa kecilku dulu
terdengar pengamen bernynyi tentang hidup yang sumbang
nada suaranya tidak sumbang
hanya liriknya
menemani kembung dari lambung ku
bukan,,,,
bukan karena aku belum makan
bukannya tadi kita makan bsama-sama d halaman rumah seorang teman?
berebut tusuk-tusuk sate
hahahaha
macam anak kecil saja,,
sudahlah
sedang ku susuri jalan tanpa hambatan ii
kernet pun sudah meminta uang
saatnya duduk bersandar
memandang jendela penuh teteshujan menembusgelap.
lamat-lamatpengamen bernyayi lagi
sumbang,,,
"engkau sarjana muda....."
baru ku sadari, kembung datang karena gelas2 penuh kafein hari ini,,
Langganan:
Komentar (Atom)