Pernah ku bilang padanya
kabar darinya bagai udara untuk hariku.
Pagi ini aku tak sanggup banyak berkata padanya
nafasku mulai tercekat.
udara itu sudah sejak lama tak datang.
terus tercekat
sesak
menghirup karbondioksida dari mulutku sendiri
sekarat
aku sekarat
sekarat dalam rindu
sekarat dalam ketidaktahuan
ketidaktahuan tentang kamu
sayangnya..
kamu tampak tak mau tau kembali
tampak tak sekarat
tampak tak tercekat
tampak tak kekurangan udara
tampak tau mau tau kabar dariku
"malas", katamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar