Dulu,
pernah jadi milikku.
singkat saja.
hanya berminggu-minggu.
milikku penuh.
terikat dg bebas.
singkat namanya.
Matahari.
tanpa embel-embel di depan dan atau di belakangnya.
bukan matahari pagi, matahari senja, sinar matahari, apalagi matahari department store.
Kini sudah larut.
dini hari pun.
matahari tak disini.
tapi tetap ada di belahan dunia sisi lain.
tadi aku sempat menjumpainya di dekat ujung jalan sebelum kami berpisah.
ku teriakkan namanya
"Matahari!"
Dia menoleh dan lambaikan tangannya.
entah kapan jumpa lagi.
mungkin esok pagi.
jika ia tak terlambat datang,
harusnya tidak,
jika ya,
kiamat tiba.
atau aku yang bangun kesiangan.
seperti biasa.
.timetosaygudluck.
hei, suka menghirup tanah basah? sama ;).salam
BalasHapusI like this"Harga Earphone
BalasHapus