Senin, 30 November 2009

aku perempuanmu

Kenapa kita harus bertemu lalu berpisah atau terpisahkan
Kenapa kau datang berlindung pada langit ini lalu pergi ke naungan langit lain
Bagaimana kalau aku jawab karena bumi itu bulat dan berputar

OMONG KOSONG !!!

Tentu saja

Begini,
Pikirkan baik-baik
Karena bumi itu bulat dan berputar maka kita akan alami banyak hal bergantian

Pagi. Siang. Sore. Malam.

Meski aku mencintai malam dan kau mencintai sore dengan langit jingga.
Aku tak terus alami malam.
Kau pun tak terus alami soremu.
Kita bergantian dengan makhluk lain.
Hidup mati sakit sehat.bahagia sedih tawa airmata.
Aku manis dan kau jelek

Aduh !

Kau pukul kepalaku. Hahahaha. Akui saja aku manis.
Dan tentu kau manis, katamu.dan tentu kau jelek, lalu aku berlari.


. . . .

Hey !
Lanjutkan teori bumi bulat dan berputarmu tadi, pintamu penasaran

Begini,,,
Bumi bulat maka ia tak bersiku tak ada rasa yang terjebak dalam sudut – sudut.
Seberapa ketat kau ikat rasamu, ia akan keluar membuncah, dalam tawa, teriak, airmata, sumpah serapah.. terserah !

Maka rindumu hilang, rinduku datang.
Aku marah, kau rayu aku. Ingat itu !!!
Rayu aku
Aku perempuanmu

Kau terdiam,
Lalu apa hubungannya dengan bumi itu bulat dan berputar. Aku tak mengerti.

Aku mendekat, kau tak paham?tanyaku
Tidak.jawabmu.
Kau tak mengerti? Kau menggeleng.

Ku berjinjit.ku kecup keningmu.ku usap wajah kasarmu
Dan aku berbisik,
Aku pun tak paham dengan yang kubicarakan
Yang aku pahami aku sayang padamu
Aku perempuanmu


22nop.0122pagi



.timetosaygudluck.

Sabtu, 21 November 2009

Ini November Sayang




Nyatakah dirimu?
Ku cari kau di bawah langit ini, kau tak ada
Mereka bilang kau sudah kembali ke bawah kuasa langitmu
Tempat jembatan besar penyambung daratan itu dipuja-puja penduduknya

Ku sesapi aroma khas tubuhmu, kau tak ada
Tak tersesap lagi
Hanya aroma tubuhku sendiri

Dan itu

Apa itu?

Aroma yang kusesap sejak lama, yang kucinta
Aroma tanah basah halaman rumah

Ini November sayang
Saat kita berpijak di landasan yang sama
Tangan berjabat, tatapan mata bertumbukkan, dan langkah jalan seirama


Maka kau nyata.




Fiktifkah dirimu?
Tapi kuyakin kusesapi sudah

Sudah langit yang sama kita lihat bersisian.lalu matahari tenggelam.hingga matahari yang kembali terbit.kita tetap duduk di tempat yang sama.bercakap-cakap.

Sampai debur ombak tepi pantai ini.lalu titik-titik deras hujan
Mungkin karena itu aku mencintai hujan.aku anak hujan.

Kau suka liat matahari tenggelam di langit ibukota penuh polusi ini?
Kita lihat matahari terbit di antara gedung-gedung pencakar langit.kau suka itu?
Kita duduk di depan taman hotel mewah itu berjam-jam.di usir satpam.kau suka itu?
Menikmati pantai tanpa menyentuh lautnya.suka?



Kau tak jawab,
Mungkin kau fiktif.


Lalu disinilah aku…

Menikmati hujan.
Menyesap kafein dan menghisap nikotin.


Sendiri
Dan
Kenangan
Tentangmu





Kamar.sempit.berantakan.minggu.22.november.2009.01:03pagi


.timetosaygudluck.